Rabu, 30 Juli 2008

Laptop Mini Gigabyte Akan Dirilis Akhir Juli


Gigabyte Pamerkan Tablet Putar
Gigabyte Rilis Notebook Berbasis Atom
Alternatif laptop mini bakal makin marak dengan rencana Gigabyte Technology merilis M912 Netbook pada akhir Juli 2008. Laptop dengan layar 8,9 inci tersebut akan dijual perdana di Taiwan seharga 654 dollar AS.Sedikit berbeda dengan laptop mini lainnya, buatan Gigabyte dapat berfungsi sebagai Tablet PC. Layarnya dapat diputar 180 derajat dan dilipat serta menggunakan layar sentuh. Resolusi layar mencapai 1280 x 768 pixel dan menggunakan LED sebagai cahaya latar sehingga hemat listrik.M912 dilengkapi prosesor Intel Atom 1,6 GHz dan dengan pilihan sistem operasi Windows XP atau Linux. Ke depan Gigabyte juga menyiapkan seri dengan Windows Vista Home Basic. Spesifikasi lainnya memori 1 GB DRAM, hardisk 160 GB, koneksi WiFi 802.11b/g, kamera web 1 megapixel, dan slot Express card. Baterai yang digunakan 4 sel sehingga dapat memasok listrik selama 4 jam.Untuk sementara M912 akan datang dengan dua warna, hitam dan Mondrian, kombinasi warna yang diperkenalkan pelukis Belanda Piet Mondrian.Selain M912, Gigabyte juga akan merilis laptop mini dengan 10 inci. Media penyimpan dari SSD (solid state disc) juga menjadi alternatif hardisk.
Laptop-laptop tersebut akan menjadi rival Eee PC buatan Asustek, Wind buatan MSI, Mininote dari HP, dan laptop mini lainnya.

Selasa, 10 Juni 2008

Acer Ferrari 1100, Paling Keren Saat Ini

Kini datang dengan satu batere berkapasitas 5200mAh.

Dari sisi jumlah, notebook seri Ferrari mungkin tidak menyumbang banyak dalam keberhasilan Acer menjadi merek notebook nomor satu di Indonesia selama 3 tahun berturut-turut. Namun dari sisi citra, Ferrari berhasil menunjukkan kalau Acer juga bisa membuat produk yang keren, elegan, sekaligus jantan.

Belum lama ini Acer memperbarui lini notebook kelas atasnya itu dengan Ferrari 1100. Notebook ini pada dasarnya penerus Ferrari 1000. Secara fisik keduanya mirip: notebook berlayar 12,1” yang dibalut bahan serat karbon berwarna hitam dengan logo Ferrari di depannya.

Selaras dengan citra yang dibawanya, di Ferrari 1100 Anda juga akan menemukan banyak detail yang mencerminkan citra mobil dan dunia balap. Contohnya lengkung bodi yang futuristrik, touchpad yang teksturnya mirip bendera start, sampai garis-garis merah khas Ferrari. Alhasil, notebook ini kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai notebook paling keren yang ada di pasaran saat ini.

Di sisi spesifikasi, F1100 memiliki satu kelebihan mendasar dibanding pendahulunya: perangkat optik yang terintegrasi. Sekadar mengingatkan, di Ferrari F1000 kita harus menggunakan perangkat optik eksternal yang merepotkan penggunaannya. Kelebihan lain F1100 adalah keberadaan scanner sidik jari untuk menjamin keamanan data.

Prosesor yang digunakan sendiri masih dari AMD, yaitu Turion X2 TL-66 dengan kecepatan 2,3GHz. Kerja prosesor ini dibantu memori berkapasitas 2GB, grafis onboard ATi Radeon X1270, dan harddisk dengan kapasitas 250GB. Fasilitas standar notebook semua tersedia di sini, mulai dari Wi-Fi a/b/g, Bluetooth, card reader, sampai Webcam 1,3MP. Perlu juga dicatat kalau F1100 cuma menyediakan satu batere ukuran 6 cell berkapasitas 5200mAh. Ini berbeda dengan F1000 yang menyediakan dua batere, yaitu batere utama 5200mAh dan batere cadangan berkapasitas 2400mAh.

Karena Ferrari 1100 menggunakan sistem operasi Windows Vista Ultimate 64 bit, kami tidak bisa membandingkannya secara head-to-head dengan notebook sekelas yang rata-rata menggunakan Vista 32 bit. Apalagi ketika diuji menggunakan Cinebench R10 versi 64bit, kecepatan render meningkat sekitar 9% dibanding versi 32 bit. Namun sebagai pegangan, performa Ferrari 1100 cukup bagus, utamanya pada pengujian 3DMark 2006. Namun dibandingkan MSI PR200X, Ferrari F1100 tidaklah lebih cepat.

Hal lain yang agak mengganggu adalah daya tahan baterenya yang cuma bertahan sekitar 1,3 jam saat menjalankan aplikasi Battery Eater maupun saat memutar film HD Video. Durasi ini terasa minim untuk sebuah notebook 12,1” yang biasanya sering dibawa bepergian. Namun dengan bobot nyaris mencapai 2kg, F1100 mungkin memang bukan untuk sering dibawa-bawa.

Penggunaan notebook seharga US$ 2000 ini terasa cukup nyaman. Panas yang dihasilkan tetap terjaga, dengan gambar yang terlihat tajam dan tidak memantul, termasuk ketika digunakan di ruangan yang terang. Ferrari F1100 menyediakan 84 tombol keyboard, termasuk tombol navigasi (Home, End, Page Up, dan Page Down). Tombol tersebut memiliki respon yang bagus, meskipun kami harus sedikit membiasakan diri dengan tombol Delete yang terasa agak kekecilan.

***

Sebagai kelengkapan standar, Ferrari F1100 menyertakan sebuah tas eksklusif dengan desain yang keren. Ini adalah salah satu bukti bagaimana Acer memperhatikan setiap detail dengan serius, yang semakin menambah citra berkelas yang dibawa Ferrari 1100. Kinerjanya memang tidak istimewa, namun notebook ini tidak akan gagal memberi impresi elegan ke penggunanya.

Jumat, 30 Mei 2008

Laptop Mungil HP Sasar Anak-anak Muda


JAKARTA, RABU - Setelah Asus Eee PC, Intel Classroom, dan sejenisnya, pasar laptop ukuran kecil akan semakin ramai dengan masuknya Mini Note 2133 dari Hewlett Packard ke Indonesia. Laptop mungil dengan layar 8,9 inci tersebut dijual seharga 699 dollar AS atau sekitar Rp6,5 juta.

"Ini merupakan produk kategori baru HP yang ditujukan untuk segmen anak-anak muda, fashionista, dan pelajar," ujar Mariana Kasim, Marketing Director Personal System & Imaging and Printing Group HP Indonesia. Saat ini baru tersedia satu tipe Mini Note, namun HP akan segera mengeluarkan tipe-tipe lainnya.

Ia mengatakan, selama HP masih fokus pada pasar bisnis dan korporasi. Kehadiran Mini Note diharapkan dapat mendongkrak pangsa pasarnya di segmen konsumer yang masih tertinggal, khsusunya dari Acer.

Sementara itu, Yohan Wijaya, Marketing Development Manager Commercial Notebook HP Indonesia, mengatakan produk tersebut tidak diposisikan sebagai content consumtion atau untuk mengakses konten Internet atau media hiburan saja. Namun, dengan fitur lengkap, Mini Note daat difungsikan sebagai content creation layaknya notebook pada umumnya sehingga dapat dipakai untuk bekerja.

Produk tersebut didesain sebagai perangkat mobilitas tinggi dengan fitur lengkap seperti notebook pada umumnya. Mini Note 2133 didukung prosesor VIA 1,2 GHz, kartu grafis VIA 256 MB, hardisk 120 GB, memori 1 GB, serta sistem operasi Windows Vista dan software proteksi HP 3D Drive Guard. Dengan casing menggunakan aluminium anoda, berat laptop mini ini hanya 1,19 kilogram.

Yohan menjanjikan, jika saat ini hanya tersedia dengan hardisk, Mini Note tipe berikutnya mungkin akan tersedia dengan SSD (solid state disc). Bahkan, tidak menutup kemungkinan Mini Note akan menggunakan Linux sebagai sistem operasi dasar.

Mencobai Asus Eee PC 900, Si Mungil yang Kian Nyaman

Touhpad-nya -- disebut Smart Pad -- kini lebih lebar dan bisa melakukan zoom-in/out maupun scrolling (gulung-menggulung).

Tak disangka, sungguh menyenangkan menggunakan notebook mungil (netbook, UMPC – ultra mobile PC) berwarna putih bersih besutan Asus ini. Layarnya memang hanya 8,9", tetapi cukup memadai. Browsing Internet tidak lagi perlu disibukkan dengan gulung-menggulung layar ke kiri, kanan, atas, dan bawah, seperti pada versi pendahulunya, Asus Eee PC 701 yang layarnya berukuran 7”.

Memang kita tetap harus gulung ke atas dan ke bawah, tetapi tidak harus ke kiri dan kanan lagi lagi. Pada resolusi 1024x600, tampilan satu layar penuh cukup nyaman dipandang. Namun jika mau, Anda boleh menaikkannya sampai 1024x768, walaupun untuk bidang pandang yang lebih luas ini Anda harus berkorban: melakukan lebih banyak scrolling atas/bawah/kiri/kanan.

Cukup nyaman juga mengetik pada Asus Eee PC 900 yang kini mengemaskan sistem operasi Windows XP Home Edition ini (kami mengetik ulasan ini dengan Asus Eee PC 900). Jarak antar tombolnya tidak terlalu rapat, sehingga jari-jemari tangan kita tidak perlu berdesak-desakan saat mengetik. Tentu jika jari Anda gemuk, kenyamanan mengetik sedikit banyak akan terganggu.

Yang juga baru di sini adalah touchpad, yang disebut Smart Pad. Smart Pad buatan Elantech ini tidak cuma berfungsi sebagai pointer ala mouse, tetapi juga bisa digunakan untuk men-zoom in dan out. Caranya, letakkan dua ujung jari -- telunjuk dan jari tengah -- merapat di permukaan Smart Pad, lalu kembangkan kedua jari tersebut untuk mendapatkan efek zoom-in. Untuk efek sebaliknya, zoom-out, geser kedua ujung jari tersebut sampai merapat.

Tidak cuma itu. Scroll (gulung-menggulung) pun bisa dilakukan di permukaan Smart Pad tersebut. Tetap dengan mengandalkan dua ujung jari - telunjuk dan jari tengah. Tapi kali ini keduanya diposisikan saling merapat, lalu dorong ke atas atau ke bawah. Benar-benar mudah dan simpel. Scroll ini berlaku di semua aplikasi.

Kendati fisik notebook mungil, kira-kira seukuran sebuah buku, fasilitas yang dikemaskan cukup lengkap: koneksi nirkabel Wi-Fi yang diaktifkan/dimatikan via penekanan kombinasi tombol Fn-F2, WebCam 1,3 megapixel yang terpasang tepat di bagian tengah atas panel layar LCD. Di sisi kiri kamera terdapat 'lubang' yang merupakan mikropon.

Bagian belakang memang hanya menampilkan jack DC-in dan tempat untuk menyarangkan batere Li-Ion. Sementara itu bagian depan unit juga tampil bersih, tanpa ada slot/port apa pun. Memang Untuk urusan koneksi, disediakan tiga port USB yang terpisah letaknya: satu di sisi kiri dan dua di kanan. Selain sebuah port USB, di sisi kiri juga terdapat masing-masing satu port untuk LAN, dan satu jack untuk headphone dan satu lagi untuk mikropon eksternal.

Sedangkan di sisi kanan unit terdapat card reader yang bisa membaca kartu memori tipe SD/SDHC/MMC, dua port USB, dan satu port VGA-out. Ke dalam slot SD di sisi kanan tersebut, kami masukkan sebuah kartu SDHC Class 6 8GB yang secara khusus diproduksi A-Data untuk Asus Eee PC ini. Kartu ini berfungsi sebagai tambahan storage, mengingat storage yang disediakan Asus berupa SSD (solid state disk/flash disk) dengan kapasitas (dalam kasus ini) 'hanya' 4GB. Adanya tambahan 8GB membuat kapasitas tersebut lebih leluasa.

Kami juga menancapkan USB flash disk A-Data S701 8GB yang juga khusus dibuat untuk Asus Eee PC ini sebagai tambahan storage. Agar padu dengan warna casing Asus Eee PC 900 yang putih bersih, SDHC 8GB dan USB flash disk 8GB buatan A-Data itu pun berwarna senada, alias putih.

O ya, selain sistem operasi Windows XP Home Edition, di dalam notebook ini sudah terpasang antara lain program pemutar DVD XPack Mini DVD Player, Adobe Reader 8, StarSuite, Microsoft Works,Skype, Windows Live Mail. Kualitas suara yang diperdengarkan Asus Eee PC 900 ini cukup baik. Keras, dan cukup bulat pada volume maksimal. Ini kendati letak sepasang speaker-nya agak aneh, di bagian bawah unit, tepat di bawah palmrest.

Secara spesifikasi, sebenarnya Asus Eee PC 900 ini tidak berbeda jauh dengan pendahulunya, Asus Eee PC 701. Prosesornya tetap Intel Celeron 900MHz, bukan Intel Atom seperti yang ditunggu-tunggu banyak peminatnya, dengan motherboard berbasis 915GM. Namun memang ada beberapa peningkatan, seperti layar yang lebih besar (8,9” vs. 7”), memori yang kini 1GB, WebCam 1,3 megapixel, dan Smart Pad yang lebih serbaguna.

Sedangkan secara kinerja, notebook mungil ini cukup baik. Berkat tambahan memori yang dua kali lipat versi pendahulunya, responnya lebih cepat. Kita bisa melakukan beberapa pekerjaan secara simultan, misalnya browsing Internet sambil nonton film. Akan tetapi – karena layarnya yang sempit dan juga keterbatasan ruang simpan (Asus menggunakan SSD – solid state disk) – notebook ini tidak ideal untuk diajak bermain game.

***

Sesungguhnya Asus Eee PC 900 sudah menyenangkan sejak awal dikeluarkan dari kardusnya yang simpel dan kompak itu. Fisiknya yang putih bersih terlihat mewah, elegan. Mungil dan ringan sehingga dengan nyaman bisa dibawa-bawa, termasuk dimasukkan ke dalam tas tangan. Menggunakannya pun ternyata membuat hati senang. Mata tidak lelah, jari-jari cukup bebas bergerak. Fasilitasnya cukup lengkap.

Pendek kata, setelah menggunakannya seharian, terus terang kami menjadi ketagihan, walaupun palmrest-nya kemudian terasa lumayan panas (karena itu sangat tidak disarankan untuk memangku Asus Eee PC 900 ini). Kebebasan untuk bekerja di mana saja, termasuk di taman, pasti akan lebih menyenangkan lagi andaikata daya tahan baterenya bisa lebih lama. Saat menggunakannya untuk mengetik, kami bisa bekerja selama 1 jam 49 menit sebelum harus mengisi ulang daya baterenya.

Sayang saat ini PT Asus Indonesia masih merahasiakan harga notebook mungil yang dijanjikan akan segera meluncur itu. Satu lagi, menurut Asus Indonesia, Eee PC 900 yang akan dijual di tanah air akan mengemaskan batere berkapasitas 5800mAh. Dengan kata lain daya tahannya pasti lebih lama dibandingkan yang kami coba (4400mAh).

Selasa, 27 Mei 2008

i-Wedding, raagam aplikasi interaktif untuk Wedding

Pernahkah Anda datang ke sebuah pernikahan, dan mendapatkan sesuatu yang begitu-begitu saja? Nah biar nggak berkesan begitu-begitu saja, kenapa nggak coba layanan terbaru kami ini. Kami menyebutnya, i-Wedding, yakni serangkaian aplikasi interaktif khusus untuk kebutuhan pesta pernikahan (wedding).

i-Wedding

Di awal masuk, pengunjung akan diminta mengisi buku tamu melalui aplikasi layar sentuh yang kami sebut i-Wedding Guestbook. Selain berkesan avant garde, aplikasi ini akan menyimpan semua database pengunjung yang datang. Nantinya, si pasangan mempelai cukup kami berikan data pengunjungnya saja dalam format Excel. Lebih praktis daripada mereka nanti harus menyimpan setumpukan buku tamu. Desain tampilan i-Wedding Guestbook tersedia dalam beragam tema (theme). Pasangan mempelai tinggal pilih desain mana yang mereka sukai. Atau kalau perlu, bisa pula dibuatkan desain yang customized.

i-Wedding

Selain itu, kami juga menawarkan aplikasi lantai interaktif Floor FX yang kami punyai untuk kebutuhan wedding. Kami menyebutnya, i-Wedding Floor FX. Ternyata, lumayan menarik perhatian anak-anak. Saat mereka melewati hasil proyeksi, terlihat bunga-bunga dengan elemen dekoratif bermunculan di setiap langkah mereka. Tentunya, bila diperlukan, elemen-elemen visual dalam interaksi ini bisa kami modifikasi agar sesuai dengan tema pernikahan.

i-Wedding

Dua produk di atas itu kini sudah bisa dipakai, bila ada di antara Anda yang akan menikah dalam waktu dekat. Kebetulan, di bulan Mei ini kami menawarkan paket promo. Untuk yang tertarik, monggo kontak rekan kami di Stratego yang bernama Tulus di tulus[at]strategocorp[dot]com.

Di masa datang, tentunya aplikasi ini akan terus dikembangkan dalam versi-versi yang harapannya akan semakin canggih dan ‘beda’. Tunggu saja waktunya ya.

Kamis, 15 Mei 2008

Komputer Seharga Rp2 juta Tersedia Tahun Ini

Chairman of The Board Intel Corporation, Craig Redford Barret didampingi Menkominfo M. Nuh dan Mendiknas Bambang Sudibyo memamerkan contoh komputer murah yang menggunakan prosesor Atom saat memberi penjelasan pada wartawan, usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden, Kamis (15/5) sore.

JAKARTA, - Komputer murah dengan harga sekitar 200 dollar AS atau paling mahal Rp2 juta bakal terwujud di Indonesia mulai tahun ini. Menteri Komunikasi dan Informatika menyatakan optimismenya terhadap hal tersebut usai mendampingi Presiden SBY menerima kunjungan Chairman Intel Corporation, Craig R Barrett.

Nuh mengatakan tiga komponen dasar komputer, masing-masing prosesor, piranti lunak dan perangkat keras telah siap. Untuk prosesor telah dicapai kata sepakat kerjasama dengan Intel sementara untuk piranti lunak, Microsoft sebelumnya telah berkomitmen untuk membantu piranti lunak gratis bagi pendidikan.

"Sementara untuk layar monitor, papak ketik (keyboard) dan casing telah ada enam perusahaan dalam negeri yang bisa mengerjakan. kita bebaskan keenamnya bersaing," katanya. Intel telah menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan indutsri komputer dalam negeri untuk mewujudkan komputer seharga 200 dollar AS tersebut.

Tujuna penyediaan komputer murah terutama untuk mendukung pendidikan berbasisi teknologi informasi. Pemerintah telah menyiapkan dana Rp1 triliun tahun ini untuk membangun laboratorium komputer di sekolah-sekolah.

"Itu yang nanti kita pakai. Mulai tahun kita belajar pakai itu," ujar Nuh menjawab kapan komputer 200 dollar akan terwujud. Ia mengatakan, dengan komputer murah akan meningkatkan rasio penetrasi komputer terhadap siswa sekolah.

Saat ini rata-rata perbandingan antara komputer dan siswa yang menggunakannya adalah 1:3000. Pemerintah bertekad mencapai rasio yang ideal 1:20 saja.

Konsumen di Lampung Berburu Notebook Mini Asus


BANDAR LAMPUNG--MI: Para calon konsumen di Lampung berburu laptop mini (notebook), menyusul telah dirilis jenis notebook merek Asus Eee PC dengan harga lebih murah dari jenis notebook umumnya, kendati harus dengan memesan dan membayar uang muka (inden) lebih dulu untuk mendapatkan peralatan yang dinilai 'murah meriah' itu.

Pantauan di sejumlah toko peralatan elektronik dan komputer jinjing di Bandar Lampung hingga Sabtu, menunjukkan minat yang cukup tinggi dari para calon konsumen yang berburu peralatan canggih mini itu, untuk mendukung profesi dan pekerjaan mereka sehari-hari dan sebanding dengan kondisi keuangan mereka pula

Khusus di salah satu toko komputer di Pasar Tugu Bandarlampung, Delta Komputer, menurut wiraniaga toko itu, sudah cukup banyak calon konsumen yang menanyakan notebook bermerek Asus Eee PC tersebut, terutama untuk spesifikasi kapasitas hardisk dua gigabite (GB) dengan harga pada kisaran Rp3,4 juta per unit.

Namun persediaan barang spesifikasi buatan RRC tersebut, umumnya tidak lagi dipasok dari distributornya dari Surabaya (bukan Jakarta), sehingga kepada calon konsumen ditawarkan untuk kapasitas lebih tinggi 4 GB dengan harga kisaran Rp4,7 juta sd. Rp4,8 juta per unitnya.

"Kalau mau warna tertentu masih harus pesan dengan membayar uang muka lebih dulu," kata wiraniaga toko itu pula.

Di pusat penjualan komputer di Telukbetung, Bandarlampung, Toko Mahir Komputer justru menawarkan paket notebook dengan ukuran layar 7 inci dan berat tak sampai 1 kg itu, dengan harga lebih bersaing termasuk instalasi program di dalamnya sesuai keinginan konsumen.

Beberapa calon konsumen laptop/notebook itu menyebutkan, masih relatif sulit mendapatkan laptop mini/notebook di toko elektronik dan komputer di Bandarlampung sehingga diantara mereka berburu peralatan yang mereka inginkan di pusat perdagangan elektronik dan komputer di Jakarta.

"Masih sulit cari notebook di Lampung, apalagi untuk merek-merek alternatif di luar produk buatan Jepang dan negara lain yang sudah terkenal. Padahal harganya juga relatif tinggi, umumnya di atas Rp6 juta per unitnya," kata Wahyu, salah satu warga Bandar Lampung pula.

Padahal dia beralasan sengaja mencari notebook yang berukuran lebih kecil dibandingkan laptop biasanya, agar lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Namun diharapkan bisa memperoleh spesifikasi yang harganya bersaing.

Menurut para calon konsumen komputer di Bandar Lampung itu, tingkat harga laptop maupun notebook yang berada pada kisaran Rp6 juta hingga Rp16 juta dan lebih tinggi dari itu, kendati dengan spek atau spesifikasi yang fungsinya lebih canggih, dinilai masih kurang ekonomis untuk kondisi keuangan para calon konsumen di Lampung.

Sejumlah toko komputer di Bandar Lampung membenarkan, diantara pelanggan mereka adalah kalangan pelajar dan mahasiswa dari kalangan ekonomi mampu serta para profesional, termasuk kalangan pendidik (guru dan dosen) maupun jurnalis (wartawan).

"Sudah banyak yang pesan dan mencari notebook Asus Eee PC itu di Lampung ini, banyak juga yang telah membelinya," kata Adi, seorang wiraniaga toko komputer di Bandar Lampung pula. Namun dia tidak merinci jumlah unit yang terjual maupun telah dipesan tersebut.

Selain merek Asus, sejumlah merek laptop/notebook lain buatan RRC dengan spesifikasi hampir sama atau lebih baik (diantaranya dengan dukungan hardisk tanpa modem dan CD-room) juga cukup diminati kalangan konsumen pengguna komputer jinjing di Bandar Lampung itu. (Ant/OL-03)

;;
Template by - Abdul Munir - 2008